Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) menduga ada pihak yang mencoba memprovokasi masyarakat dalam kasus pembakaran terhadap masjid, madrasah, dan rumah kelompok Syiah di Desa Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam kasus tersebut dinilai tidak ada hubungannya dengan perbedaan ajaran agama tertentu.
Ini adalah murni konflik keluarga. Jadi, jika sampai bisa pecah seperti kemarin, pasti ada kepentingan pihak lain. Besar kemungkinan ada pihak ketiga yang memprovokasi.
-- Said Aqil Sirodj
"Ini adalah murni konflik keluarga. Jadi, jika sampai bisa pecah seperti kemarin, pasti ada kepentingan pihak lain. Besar kemungkinan ada pihak ketiga yang memprovokasi, karena sebelumnya terjadi konflik keluarga itu," ujar Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (3/1/2011).
